Edukasi Lingkungan Untuk Meningkatkan Empati Anak

Selain kegiatan Teater yang dilakukan pada tanggal 22 Agustus 2020, peneliti PESATU juga mengadakan kegiatan edukasi lingkungan sebagai salah satu tools untuk meningkatkan empati anak pada tanggal 20 September 2020. Empati secara konvensional di artikan sebagai suatu keadaan yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran orang lain.

Melalui kegiatan edukasi lingkungan ini, peneliti berharap anak-anak dusun Jayan tidak hanya memiliki sikap empati terhadapsesama manusia melainkan kepada seluruh makhluk hidup di bumi sebagai manifestasi dari Khalifah Fil Ardi. Metode teori dan praktek digunakan untuk meningkatkan pemahaman (kognitif), perasaan (afektif) dan perilaku (psikomotorik). Anak- anakdiajarkan untuk senantiasa membuang sampah pada tempatnya, memanfaatkan sampah-sampah organik dan anorganik di sekelilingmereka menjadi barang yang berguna serta menanam pohon untuk kepentingan kehidupan seluruh makhluk di bumi ini.