Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSB-PS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adalah lembaga yang memiliki minat pada persoalan-persoalan yang terkait dengan kebudayaan, terutama keanekargaman budaya, dan perubahan sosial, baik dalam bentuk pendidikan, kajian/penelitian, maupun aksi. Program-program PSB-PS UMS didasarkan atas nilai-nilai dasar Islam dan kemanusian universal dengan menekankan pada relevansi dan kontekstualisasi nilai-nilai tersebut dengan tuntutan zaman dan pemberian arah pada perubahan sosial.

Meskipun berlokus perguruan tinggi dan memusatkan perhatian pada persoalan-persoalan kebudayaan, PSB-PS UMS bersifat lintas disiplin, sektoral, etnis, kelas sosial, jender, geografis, agama dan ideologis. Selain itu, PSB-PS UMS berusaha untuk tanggap terhadap berbagai dinamika aktual yang terjadi di masyarakat luas, dengan berpartisipasi dan berkontribusi pada upaya-upaya pemecahan masalah masyarakat secara mendasar.

 Sesuai dengan konteks geo-sosio-kultural Universitas Muhammadiyah Surakarta, wilayah minat utama PSB-PS UMS, terutama hingga 2006, meliputi:

  1. Agama, peradaban dan transformasi sosial;
  2. Keanekaragaman masyarakat, dinamika kehidupan multikultural, dan tantangan kebudayaan global;
  3. Islam Indonesia dan Pasca kolonial; serta
  4. Dialektika Islam dan Budaya Lokal.

STRATEGI PENGEMBANGAN

Dalam menyusun dan melaksanakan program-programnya, PSB-PS memilih strategi sinergik-komprehensif yang memadukan dimensi teoritik, praktik, dan aktivisme lintas disiplin.

INSAN PENDUKUNG

Insan Pendukung PSB-PS UMS terdiri dari dari tiga unsur, yaitu: Dewan Pengarah, Jaringan Associate, dan Penggiat.

A. DEWAN PENGARAH (BOARD OF DIRECTORS)

Dewan pengarah adalah bagian dari perangkat kelembagaan yang berperan aktif dalam perencanaan strategis, melakukan monitoring sekaligus evaluasi program, pengembangan networking, dan mendorong proses capacity building sumber daya lembaga. Dewan pengarah terdiri dari Ketua Yayasan UMS, Rektor UMS, Ketua PP Muhammadiyah, Dra. Yayah Khisbiyah, MA (UMS) Prof. Dr. M. Amin Abdullah (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Prof. Dr. Komaruddin Hidayat (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof. Nancy Florida (University of Michigan), Dr. Moeslim Abdurrahman (Universitas Indonesia), Prof. Riaz Hassan (Flinders University of South Australia), dan Prof. Saparinah Sadli (Universitas Indonesia).

B. JARINGAN ASSOCIATE (ASSOCIATE NETWORK)

Jaringan associate adalah bagian dari perangkat kelembagaan yang terlibat aktif dalam dialektika wacana dan praksis, memberikan kontribusi gagasan bagi pengembangan wilayah kajian, serta peningkatan mutu program kerja, baik diminta ataupun tidak. Jaringan associate terdiri dari Dr. Haedar Nashir (UMY), Drs. Achmad Charris Zubeir, M.A. (UGM), Dr. Amrih Widodo (Australian National University), Prof. Anne Mulvey (University of Massachusetts), Dr. Endo Suanda (Pendidikan Seni Nusantara), Garin Nugroho (Visi Anak Bangsa), Dr. Irwan Abdullah (UGM), Prof. Kai Erikson (Yale University), Dr. Kamarulzaman Askandar (University Sains Malaysia), Prof. Marshall Rosenberg (Center for Non-Violent Communication Switzerland), Prof. Dr. Mujiono Abdillah (IAIN Wali Songo Semarang), Paryanto, Prof. Dr. Rahayu Supanggah (STSI Solo), dan Drs. Samsurizal Panggabean, MA (UGM), Dr. Hamim Ilyas (UIN Yogyakarta).

C. PENGGIAT

Penggiat adalah personil yang bertanggungjawab atas keberlangsungan pusat studi dan pelaksanaan program pusat studi. Penggiat terdiri dari individu-individu yang berasal dari berbagai latarbelakang disiplin tetapi memiliki wilayah minat sesuai dengan visi dan misi pusat studi. Pada saat ini, penggiat utama PSB-PS UMS adalah Yayah Khisbiyah, M. Thoyibi, Nanik Prihartanti, MA. Fattah Santoso, Abdullah Aly, Zakiyuddin Baidhawy, Atiqa Sabardila, Usmi Karyani, Mutohharun Jinan, MH. Zaelani Tammaka, Darojat Aryanto.

This post is also available in: English